Oleh: FATHYA ARTHA UTAMI*

Ketika aku berumur satu tahun, kamu baru saja lahir. Kamu, anak ke-7 dari keluarga Atma Jaya. Lahir sebagai bayi yang didoakan baik oleh semua orang, menjadi sukses dan menjadi tempat banyak orang belajar untuk memahami tentang psychology. Kita tidak saling mengenal, tidak juga memiliki kekerabatan.

Ketika aku beranjak dewasa dan harus menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan, kamu bukanlah sebuah pilihan. Aku ingin menjadi seorang psikolog anak tetapi bukan denganmu. Diterima disebuah universitas di Jatinangor ternyata malah membuatku galau. Jauh dari kota, teman-teman, dan keluarga. Mungkin ini yang namanya takdir karena ketika aku merasa tidak ada pilihan lagi, kamu hadir dengan senyuman dan seperti memberitahukan bahwa aku masih bisa memilih. Memilih untuk tidak jauh dari kesenanganku, teman-teman, dan keluarga tanpa harus menyimpan cita-citaku menjadi psikolog anak.

Memasuki kehidupan baru denganmu awalnya canggung, takut dan ragu. Banyak orang baru dan aku benar-benar sendiri mengawalinya. Tetapi kehangatanmu, keakrabanmu dan terbukanya dirimu menerimaku membuat aku nyaman dan mulai mencintai kehidupan baru ini. Setiap hari selalu ada cerita baru yang kuceritakan kepada kedua orang tua, bercerita tentang bagaimana aku terkagum dengan ilmu-ilmu baru yang kudapat, teman-teman baru yang menyenangkan, dosen-dosen yang menginspirasi sampai tugas-tugas yang menggunung. Aku senang menjalaninya. Selama kurang lebih tiga tahun menjalani proses pembelajaran aku merasa tidak hanya ilmu pengetahuan yang bertambah tetapi ilmu untuk menjadi manusia yang baik pun aku dapat. Lebih mengenal diri, itulah yang aku rasakan. Tidak pernah terbayangkan kamu menjadi bagian penting dalam sejarah hidupku bahkan salah satu dari apa yang ku syukuri.

Hey FP Unika Atma Jaya, terima kasih ya karena kamu banyak menginspirasiku. Terima kasih untuk menorehkan sejarah manis dan mengesankan. Terima Kasih untuk memperkenalkanku kepada orang-orang hebat seperti Freud, Jung, Piaget, Pavlov, Adler, dan tokoh hebat lainnya.

Selamat Ulang Tahun, semoga kamu terus dicintai oleh generasi-generasi selanjutnya. I Love You. =)

*) Penulis adalah mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya angkatan 2009