oleh: ARNOLD LUKITO*

Menulis bukan media favorit saya untuk menyampaikan pikiran. Entah kenapa saya lebih nyaman berbicara. Karena itu, baru di menit-menit terakhir ini saya bisa mengumpulkan tulisan untuk bergabung dengan tulisan-tulisan luar biasa dari orang-orang yang juga luar biasa ini.

Kenapa akhirnya saya memutuskan untuk menulis? Salah satu alasannya adalah karena di fakultas inilah pertama kalinya saya memiliki attachment dengan institusi akademis saya. Alasan lainnya adalah karena membaca tulisan Inayah Agustin sebelumnya tentang Pramabim.  Bagi saya, FP Unika Atma Jaya lebih dari sekadar tempat kuliah. Tulisan pendek ini jelas tidak cukup untuk menampung segala kesan-pesan, uneg-uneg, suka-duka, haru-biru, atau apa pun yang saya alami di fakultas ini (padahal sih ”baru”  4 semester). Saya sendiri tidak bisa menjelaskan apa yang membuat saya memiliki kedekatan sedemikian rupa dengan fakultas ini. Kedekatan yang kemudian mendorong saya berkontribusi terhadap keberlangsungan FP Unika Atma Jaya lewat satu cara: Pramabim-Mabim (Pra Masa Bimbingan dan Masa Bimbingan).

Mengapa Pramabim-Mabim? Karena bagi saya, Pramabim-Mabim lebih dari sekedar penerimaan mahasiswa baru. Pramabim-Mabim dapat membentuk karakter suatu angkatan, yang kemudian secara akumulatif membentuk karakter seluruh mahasiswa FP Unika Atma Jaya maupun FP Unika Atma Jaya itu sendiri.  Pramabim-Mabim adalah sebuah legacy. Saya merasakan sendiri mulai dari tahun pertama di mana saya mengikuti Pramabim-Mabim sebagai peserta, kemudian menjadi panitia di tahun kedua, dan kini saya bersama beberapa rekan mahasiswa dan dosen dipercaya oleh fakultas  untuk menjadi Tim Inti & Ketua Pramabim-Mabim 2012.

Semoga Pramabim-Mabim 2012 bisa menjadi kado ulang tahun yang maksimal bagi fakultas yang kebetulan berumur sama dengan saya. Felix natalis!

PS:
Judul tulisan ini adalah yel / jargon Pramabim-Mabim untuk angkatan 2010, 2011, dan 2012

* Penulis adalah mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya angkatan 2010