Oleh : CHRISTOPHER JAP*

Amazing. Itulah apa yang saya katakan pada diri sendiri ketika membaca buku karangan Carol Dweck mengenai mindset (cara berpikir) dan buku ini juga yang nantinya membuat saya mulai berpikir dengan serius untuk masuk ke Fakultas Psikologi. Pada saat membaca buku tersebut, saya masih di kelas SMA 1, dan saya jauh lebih tertarik membaca buku-buku novel fiksi mengenai penyihir, ksatria, atau mungkin naga. Betapa terkejutnya saya, buku yang hanya iseng-iseng saya angkat dari raknya tersebut untuk menghabiskan siang hari di Gramedia tersebut begitu memikat saya. Pada hari saya membaca buku itulah saya mengenal istilah psikologi.

Fast forward menuju saat saya kelas SMA 3. Saya mulai ditanya-tanya mengenai fakultas yang mau saya masuki dan seperti kebanyakan anak laki-laki (sejauh yang saya tahu), saya diharapkan oleh ayah saya untuk masuk fakultas teknik. Ahh, biasalah alasannya, cowok lebih cocok bekerja di bidang teknik, akan lebih mapan, dapat lebih banyak uang dan seterusnya. Akan tetapi saat itu saya keukeuh menempatkan fakultas psikologi sebagai kandidat pertama saya, apalagi karena saya kurang suka hitung-hitungan yang rumit (a same sentiment I  shared with Caecil Putri, she also wrote in this blog!)

Walaupun yakin dengan pilihan saya, namun dengan hasutan yang sangat banyak dan rajin dari ayah saya itu, keragu-raguan pasti ada. Keragu-raguan tersebut yang membuat saya lebih rajin mencari informasi mengenai “apa yang sebenarnya dipelajari di fakultas psikologi”, termasuk mencari tahu kira-kira universitas dengan fakultas psikologi yang bagus.

Mencari universitas dengan fakultas psikologi yang bagus itu susah…. well, bohong deh hehe, ini justru bagian termudah menurut saya, karena ibu dan bibi saya langsung merekomendasikan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Itulah secara singkat alasan saya akhirnya masuk dan belajar di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya. Sebenarnya sih masih ada lagi alasannya, tapi menurut saya terlalu abstrak dan idealis, jenis-jenis alasan yang ketika saya utarakan di sini, membuat saya membayangkan salah seorang atau beberapa dosen berujar, “ Pola pikir kamu masih belum jelas dan konkrit, rajin-rajinlah membaca!”

Singkat cerita, sekarang saya sedang menjalani semester empat di fakultas psikologi, dan telah banyak pengalaman yang saya lalui di fakultas ini. Saya belum berkembang sepesat teman-teman saya, mungkin karena saya agak pasif juga sih mengikuti kegiatan organisasi, apalagi di tengah-tengah kesibukan tugas. But I’m seriously considering it, because it looks fun.

Di akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang telah meluangkan waktunya membaca tulisan ini, serta kepada Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya beserta seluruh keluarganya. Selamat Ulang Tahun yang ke-20 Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya! Semoga panjang umur dan makin sukses!

*) Penulis adalah mahasiswa aktif  Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya  angkatan 2010