oleh: LYDIA VERINA WONGSO*

Lydia, itu nama saya. Tapi sepertinya seisi Fakultas Psikologi akan lebih mengenal saya dengan sebutan BW (baca: BeWe). BW adalah singkatan dari Bionic Woman. Kok bisa?? Itu semua berawal dari keikutsertaan saya dalam kegiatan organisasi pecinta alam di Fakultas Psikologi (KMPA Pelangi). Kala itu, seorang senior memanggil saya dengan sebutan BW karena menurutnya saya itu kuat.

Emang beneran kuat??

Wah, untuk pertanyaan yang satu ini saya juga bingung harus menjawab apa. Tapi, satu hal yang pasti, di Psikologi saya benar-benar ditempa menjadi seseorang yang ‘kuat’. Sebelumnya, tidak pernah terbayang saya akan dikembangkan dan ditarik keluar dari zona nyaman kehidupan saya. Menjadi pribadi yang sepertinya tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Yaa… inilah pembelajaran utama yang saya dapatkan sampai saat ini selama menjadi mahasiswa FP Unika Atma Jaya.

Secara akademis, tuntutan yang diberikan amat banyak! Dan mengharuskan saya untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan tuntutan yang ada. Belum sempurna memang, tapi saya sudah berusaha “berlari” untuk bisa mencapai kondisi ini. Fakultas ini memang membantu menyukseskan gerakan bergadang bagi saya, yang faktanya sangat sulit untuk bisa terjaga di tengah malam. =P

Oh ya, satu hal luar biasa yang menurut saya harus mendapat penghargaan adalah organisasi kemahasiswaan yang begitu berkembang aktif di FP Unika Atma Jaya.  Saya tidak bilang organisasi kemahasiswaan di FP Unika Atma Jaya sudah baik dan mapan, sebaliknya malah bermasalah. Jujur saya katakan kehidupan berorganisasi itu pahit sekaligus manis, kejam, melelahkan, dan semua hal itu masih ditambah dengan birokrasi yang semakin membatasi ruang gerak organisasi. Tapi, ternyata, lewat masalah-masalah inilah kami semua didewasakan.

Di sini, saya merasa sangat bahagia memiliki banyak teman dan sahabat kala suka dan duka. Lebih dari itu, saya juga memiliki banyak teman diskusi dan orang-orang yang mau berdinamika bersama untuk mengembangkan diri. Sungguh lingkungan yang kondusif untuk belajar. Di sini, saya juga dikelilingi oleh orang-orang yang peduli, hingga yang ‘terlalu’ peduli. Semua memberikan rasa tersendiri untuk kehidupan saya.

Eh, sebelum saya lupa, ada satu hal yang sudah menjadi rahasia umum di FP Unika Atma Jaya, bahwa mahasiswa-mahasiswanya adalah orang-orang yang “berobat jalan”. Mahasiswa “berobat jalan” yang perlahan menjadi orang yang “kuat” dan mampu menopang serta menyongsong kehidupan ke depannya. Senang rasanya bisa menjadi bagian dari lingkungan yang begitu unik dan menarik ini.

Selamat Ulang Tahun ke-20, kecup manis untuk Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya tercinta. Terimakasih atas kesempatannya untuk menjadi bagian dari keberagaman di fakultas ini!

*) Penulis adalah mahasiswa aktif  Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya angkatan 2008