oleh: FRANSISKA DEVIANA*

Sejak saya berusia dua tahun, bapak saya sudah menjadi bagian fakultas dengan warna dominan ungu ini. Tidak banyak yang terekam dalam ingatan saya, ketika kecil dulu. Satu yang saya ingat, bahwa banyak cinta kasih yang masuk ke dalam kehidupan saya. Keluarga saya termasuk keluarga yang sangat beruntung karena kami dipertemukan dengan tangan-tangan Tuhan. Bapak bercerita, bahwa yang membantu dana operasi, pendidikan saya dari kecil adalah pimpinannya. Tentu saja saya ingin mengucapkan banyak terimakasih, tetapi berterimakasih saja, saya rasa masih belum cukup. Akhirnya saya sempat bermimpi untuk menjadi mahasiswa Psikologi, di mana bapak bekerja.

Empat tahun terakhir ini, saya berkecimpung di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya. Namun, bukan menjadi mahasiswa, saya diajak berkembang di sini. Saya ingat betul, saya canggung berada di sini, karena saya terbatas dalam segi apapun. Hingga kemudian saya bertemu dengan Ibu Murni. Ibu yang begitu lembut, keibuan, begitu ramah. Ketika itu, ibu Murni dalam masa transisi dari Wadek I menjadi Dekan. Saya ingat, kami berdua memindahkan buku-buku, barang yang ada di ruang sebelumnya. Dalam beberapa kesempatan, saya merasa memiliki rumah dengan ibu baru. Selama empat tahun, pagi hari bertemu dengan Ibu Murni, ada saja yang saya lakukan di ruangannya, membantu merekap calon mahasiswa baru, ikut membantu entri data penelitian, hingga mengoreksi ujian. Saya tidak tahu apakah hasil kerja saya selama ini berkenan atau saya justru hanya menambah tumpukan pekerjaan beliau.

Dari Ibu Murni, saya bisa berkenalan dengan dosen-dosen Psikologi yang menginspirasi, yang bisa dijadikan panutan dan contoh bagi saya. Lebih luas lagi saya diajak berkenalan dan mengembangkan softskills di bidang pendidikan dengan terlibat di program YPB 2011. Tidak hanya mengenal dosen, saya juga mengenal sejumlah mahasiswa psikologi. Bertukar pengetahuan baru, sungguh saya tidak mengira bisa menjadi pribadi yang lebih luwes dari sebelumnya. Saya jadi terbiasa menggunakan komputer. Ibu Murni selalu “mengajak saya berkembang.”

Sekarang adalah satu bulan terakhir saya di sini. Ketika sedang sendiri di ruangan, saya mengamati kembali jejak-jejak yang pernah saya tinggalkan di tempat ini. Melihat pintu ruangan Ibu Murni, melihat bilik YPB, melihat ruang kerja saya, melihat sekretariat, saya berat meninggalkan kehangatan di tempat ini. Di sisi lain, saya ingin mengikuti mimpi saya dan mewujudkannya menjadi pendidik. Saya sungguh mendapatkan mata air di tempat ini, dan akan saya bawa ke tempat saya berkarya nantinya. Menjadi perpanjangan tangan Ibu Murni, tangan Dosen-dosen Psikologi yang menjadi inspirasi dan tangan Tuhan.

Selamat berulang tahun Fakultas Ungu, Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya. Semoga semakin tumbuh dalam pelayanan dan tetap menebarkan kasih kepada sesama!

[7.300 hari terhitung sejak 20 tahun lalu, saya telah menjadi bagian dari FP Unika Atma Jaya secara tidak langsung]

*) Penulis adalah alumni Program Studi PGSD FKIP UAJ angkatan 2008, putri dari Heribertus Purwanto (staf sekretariat FP UAJ), terlibat dalam sejumlah kegiatan fakultas