oleh: JUSTIANA TJAYA*

Psikologi? Apa yang saya akan  pelajari? Kerja apa saya setelah lulus nanti? Beberapa pertanyaan itulah yang  ada di benak saya saat itu ketika saya harus memilih untuk kuliah setelah lulus di tahun 1992.  Terus terang saat itu saya belum mengenal jurusan ini dan hanya jurusan akuntansi dan managemen sajalah yang  ada di pikiran saya.

Satu keberanian diambil saat itu dimana teman-teman saya sudah mendapatkan kepastian mengenai kuliah mereka, saya belum memutuskan  mau kuliah apa. Bahkan saya diminta untuk  menangguhkan sementara pilihan saya pada fakultas ekonomi karena mendengar bahwa fakultas psikologi akan dibuka pada bulan September.

Alhasil saya mengikuti saran “si pemberi informasi “yang dapat dipercaya (Bu Murni)  yang sekaligus juga kakak saya sendiri. Benar saja di bulan September  Fakultas Psikologi berdiri dan saya termasuk salah satu mahasiswi angkatan pertama.

Empat tahun kuliah dijalani bersama teman-teman angkatan 92 menumbuhkan kenangan yang tak terlupakan. Sampai  akhirnya tinggal beberapa rekan yang dapat menyelesaikan studi tepat waktu termasuk saya dan diwisuda sebagai angkatan pertama dari fakultas Psikologi.

Dengan menyandang gelar Sarjana Psikologi saya berniat untuk bekerja di perusahaan seperti yang diidam-idamkan oleh para sarjana yang baru lulus. Akhirnya saya diterima oleh salah satu bank swasta namun belum genap dua minggu bekerja saya ‘dipanggil’ kembali oleh fakultas .  Sang informan (sekali lagi sumber dan pemberi informasi yang sama waktu itu) mempersuasi saya untuk mengikuti program profesi, yang ternyata akan dibuka bulan September (kalau tidak salah).

Singkat kata, saya pun kembali menggali pengetahuan lebih dalam dan belajar bersama dua rekan saya (Elia dan Leony). Suka duka kami jalan bertiga mulai dari pengambilan kasus di rumah sakit, sekolah, magang di perusahaan , mengadakan penelitian sampai program live in. Dua tahun bersama mengakrabkan kami satu sama lain terlebih kami bertiga pun dinyatakan  lulus dari program profesi pada angkatan pertama.

Bisikan yang tak terduga itu ternyata bukan berujung ‘maut’, namun bisikan yang membawa diri saya mendapatkan perjalanan hidup yang berwarna yang menghantar saya menyukai dunia pendidikan.  Selamat berulang tahun ke-20, Psikologi.

*) Penulis adalah alumni Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya angkatan 1992 (angkatan pertama)